Connect with us

Panduan Pelaut

Sebagai Pelaut, Pentingnya Memahami Konvensi Buruh Maritim (MLC) 2006

Published

on

Maritime-Labour-Convention-2006

Indoseafarers.com – Ini adalah terjemahan secara ringkas keterangan dari panduan Konvensi Tenaga kerja Maritim atau Konvensi Buruh Maritim (MLC) 2006, semoga bermanfaat bagi pelaut Indonesia yang bekerja di kapal niaga di seluruh dunia. Mohon diketahui bahwa istilah BURUH diganti dengan TENAGA KERJA karena pelaut bukan buruh.

Dibawah ini adalah dokumen MLC 2006 berupa file pdf yang dapat di download:


http://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/—ed_norm/—normes/documents/normativeinstrument/wcms_090250.pdf


Maritime Labour Convention (MLC) atau Konvensi Buruh Maritim didirikan pada tahun 2006 di Jenewa, Swiss sebagai bagian dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Konvensi ini didirikan dengan maksud untuk memastikan bahwa hak-hak dan kebutuhan pelaut dijaga dan mereka dimungkinkan untuk mendapat apa yang menjadi hak mereka tanpa dieksploitasi.

Baca juga: Amandemen STCW 2010 : Apa Yang Perlu Pelaut Ketahui (Kutipan Seminar Amandemen Manila 2010)

Isi Dari MLC 2006

1. Persyaratan Minimum untuk pelaut bekerja di kapal.
• usia minimum
• Sertifikat medis
• Pelatihan dan sertifikasi
• Penerimaan tenaga-tenaga dan penempatan.

2. Kondisi Kerja
• Perjanjian Kerja Pelaut
• Upah
• Jam istirahat dan jam kerja
• Hak untuk cuti
• Pemulangan
• Kompensasi pelaut karena kerugian kapal atau karam
• Tingkat mengawaki.
• Karir dan pengembangan keterampilan dan kesempatan kerja pelaut

3. Akomodasi, Rekreasi, Pangan and Catering
• Akomodasi dan fasilitas rekreasi
• Makanan dan catering

4. Perlindungan Kesehatan, Perawatan Medis, Kesejahteraan dan Perlindungan Jaminan Sosial.
• Perawatan medis di kapal dan di darat
• Kewajiban pemilik kapal
• Kesehatan dan keselamatan perlindungan dan pencegahan kecelakaan
• Akses ke fasilitas kesejahteraan berbasis darat
• Kesejahteraan sosial

5. Penyesuaian dan pelaksanaan.
• Tanggung jawab bendera negara
• Otorisasi organisasi yang diakui
• Sertifikat tenaga kerja maritim dan deklarasi penyesuaian pekerja maritim
• Inspeksi dan pelaksanaan
• Prosedur penyesuaian di kapal
• Tanggung jawab pelabuhan Negara
• Korban laut
• Tanggung jawab penyediaan buruh

Baca juga: Indonesia dan ILO Setuju Soal Kartu Identitas Pelaut Sesuai MLC 2006

Penerapan Konvensi Buruh Maritim (MLC) 2006 Untuk Jenis Kapal

MLC berlaku untuk semua kapal komersial yang terdaftar terlepas dari negara bendera milik mereka. Kapal harus lebih dari 500 GRT untuk membawa sertifikat MLC.

Persyaratan penyesuaian.
Administrasi bendera negara adalah salah satu yang melakukan proses sertifikasi untuk sertifikasi MLC atau Organisasi yang Diakui (RO) mungkin berhak untuk melaksanakan proses atas nama mereka,. biasanya adalah penyedia layanan atas nama bendera negara tersebut.

Masa berlaku sertifikat.
Sertifikat MLC dapat dikeluarkan untuk jangka waktu tidak melebihi lima (5) tahun, setelah pemeriksaan menyeluruh dan verifikasi kapal memenuhi persyaratan minimum MLC. Kapal yang baru dibangun dan kapal yang berganti bendera juga akan dikeluarkan sertifikat secara sementara atau atas dasar darurat untuk jangka waktu tidak melebihi enam (6) bulan.

Persyaratan survei dan Pengawas Bandar Negara (PSC).
Pengawas Bandar Negara memiliki hak untuk naik setiap kapal pada suatu waktu yang ditentukan untuk memverifikasi penyeuasaian untuk MLC.

Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan sertifikasi.
Lamanya waktu untuk meninjau, mengkaji dan menyetujui persyaratan dan karena itu waktu untuk sertifikasi bersama-sama memelukan minggu atau bulan.

Pengaturan atau penjadwalan inspeksi.
Waktu jedah antara inspeksi tidak boleh melebihi jangka waktu 36 bulan. Inspektur juga memiliki kuasa untuk menahan kapal meninggalkan pelabuhan sampai kekurangan diperbaiki.

Berurusan dengan Inspeksi.
Bendera negara mempunyai semua hak untuk menarik Sertifikat MLC jika kapal gagal untuk lulus. Inspeksi yang gagal bisa berarti kerugian komersial dan keuangan yang berat untuk kapal, penyewa dan pemilik. Oleh karena itu cara terbaik untuk menghindari situasi gawat tersebut adalah untuk memastikan bahwa kapal secara ketat mematuhi pedoman sebagaimana ditentukan dalam Konvensi MLC.

Dokumentasi yang diperlukan.
Negara-negara anggota mengharuskan setiap kapal untuk memiliki sebuah hard copy dari konvensi setiap saat bersama dengan sertifikat MLC, Deklarasi Kelautan Kepatuhan Buruh yang menegaskan akan kewajiban konvensi yang meliputi bekerja dan kondisi tinggal untuk pelaut dan tindakan2 untuk diterapkan pada kepatuhan MLC.

Dokumen-dokumen yang harus dimiliki di kapal untuk Sertifikat Buruh Maritim (MLC 2006).

    • Deklarasi Penyesuaian Tenaga Kerja Maritim, Bagian I dan II
    • Sertifikat Tenaga Kerja Maritim.
    • Laporan Pemeriksaan terakhit.
    • Petunjuk yang membuktikan bahwa semua pelaut di kapal sudah di atas enam belas (16) tahun.
    • Bukti yang menunjukkan lembaga crewing memenuhi persyaratan MLC .
    • Sertifikat Medis maksimal berlaku satu tahun untuk pelaut di bawah usia 18 tahun.
    • Sertifikat Medis maksimal berlaku dua tahun untuk pelaut di atas usia 18 tahun.
    • Petunjuk yang membuktikan tidak ada pekerjaan atau waktu kerja malam berbahaya yang dilakukan oleh pelaut di bawah usia 18 tahun.
    • Sebuah Perjanjian Kerja Pelaut (SEA), ditandatangani oleh pelaut dan pemilik kapal atau perwakilan resmi.
    • Salinan CBA atau Perundingan Penetapan Bersama bersama versi bahasa Inggris.
    • Sebuah COC yang sah atau Sertifikat Kompetensi dan sertifikat pelatihan berlaku untuk semua pelaut di kapal.
    • Laporan pelatihan dalam pertemuan keamanan dan keselamatan pribadi diadakan onboard.
    • Laporan pelatihan pada pertemuan keamanan dan keselamatan pribadi yang diadakan di kapal.
    • Laporan dari semua kecelakaan, insiden, investigasi dan analisis konsekuensi di kapal.
    • Laporan dari sosialisasi pelaut dan laporan untuk jam istirahat / kerja pelaut.

Konvensi Tenaga Kerja (MLC) 2006 merupakan tonggak untuk industri maritim sedunia. Setelah dilaksanakan, diharapkan MLC dapat meningkatkan kehidupan pelaut yang bekerja di lepas pantai bersama dengan meningkatkan keselamatan dan keamanan kapal laut.

Sumber: Akun facebook Bpk. Rein Wuisan (Alumni AIP/PLAP/STIP)

Sumber link: Click Here…

Dia hanyalah seorang Pelaut yang juga masih aktif berlayar hingga saat ini. Hobinya yang gemar menulis dan membaca berita-berita terbaru, terupdate serta terhangat seputar Pelaut membuatnya memiliki ide untuk membuat situs ini bersama beberapa temannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dalam Negeri

Persyaratan Diklat Pelaut Peningkatan ANT D dan ATT D di BP3IP

Published

on

Persyaratan-Mengikuti-Diklat-Pelaut-ANT-V-ATT-V-di-BP3IP-Jakarta

Indoseafarers.com – Dibawah ini adalah Persyaratan mengikuti diklat Pelaut peningkatan ANT D dan ATT D di BP3IP Jakarta.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut Peningkatan ANT D dan ATT D

  1. Umur minimal 18 Tahun
  2. Surat Keterangan Sehat Mata dan Telinga dari dokter BP3IP (Asli 1 Lembar dan Foto Copy 3 Lembar);
  3. Buku Pelaut (fotocopy 2 lembar)
  4. Surat Keterangan Masa Layar (asli 1 Lembar fotocopy 3 lembar)
    1. Diklat Pelaut D Nautika : 6 bulan di kapal niaga
    2. DDiklat Pelaut D Teknika : 6 Bulan di kapal
  5. Ijazah Umum : SMA/SMP Sederajat  (fotocopy legalisir rangkap 4)
  6. Sertifikat Proficiency (fotocopy rangkap 4)
    1. Diklat Pelaut D Nautika : BST
    2. Diklat Pelaut D Teknika: BST

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Continue Reading

Featured

Persyaratan Diklat Pelaut ANT V dan ATT V di BP3IP

Published

on

Persyaratan-Mengikuti-Diklat-Pelaut-ANT-V-ATT-V-di-BP3IP-Jakarta

Indoseafarers.com – Dibawah ini adalah Persyaratan mengikuti diklat Pelaut ANT V dan ATT V di BP3IP Jakarta.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut ANT V

  1. Fotocopy ijazah STCW 1978 Amandemen 2010 yang  di legalisir asli (3 lembar)
  2. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 Amandemen 1995 ANT-Dasar yang telah dilegalisir minimal 1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  3. Fotocopy Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) sesuai sertifikat yang dimiliki ( 3 lembar).
  4. Surat kenal lahir / Akte Kelahiran (1 lembar)
  5. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah ( 1 lembar)
  6. Memiliki masa layar yang diakui tidak kurang dari 24 bulan sebagai AB dek (Able Seafarer Deck/ABD) di kapal dengan ukuran GT.500 atau lebih (asli & foto copy 2 lembar)
  7. Memiliki surat keterangan bebas narkoba dari dokter
  8. Foto copy ijasah umum minimal SLTP/SLTA (3 lembar)
  9. Surat keterangan sehat mata dan telinga  oleh dokter yang ditunjuk BP3IP serta melampirkan pas photo ukuran 4×6 sebanyak (2 lembar)
  10. Berbadan sehat dengan surat keterangan kesehatan dari dokter (di BP3IP).
  11. Bagi calon peserta yang berasal dari pegawai pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN) wajib menyerahkan surat ijin belajar dari instasi masing-masing. ( 3 lembar)
  12. Foto Copy  sertifikat ketrampilan pelaut  (masing-masing 3 lembar)
  13. Melampirkan print out data pribadi dari www.pelaut.dephub.go.id
  14. Menunjukan semua dokumen asli kepelautan dan umum pada saat wawancara.
  15. Sertifikat Profisiensi : BST , SCRB , A F F , MFA , S.A .

Durasi Diklat selama 4 bulan

  • Biaya Formulir Rp. 150.000,-
  • Biaya Kesehatan Rp. 230.000,-
  • Biaya Diklat Rp. 10.800.000,-

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut ATT V

  1. Fotocopy ijazah STCW 1978 Amandemen 2010 yang  di legalisir asli (3 lembar)
  2. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 AMK-PT yang telah dilegalisir minimal1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  3. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 Amandemen 1995 ATT- Dasar yang telah dilegalisir minimal 1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  4. Fotocopy Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) sesuai sertifikat yang dimiliki ( 3 lembar).
  5. Surat kenal lahir / Akte Kelahiran (1 lembar)
  6. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah ( 1 lembar)
  7. Masa layar yang diakui tidak kurang dari 24 bulan sebagai AB mesin (Able Seafarer Engine) di kapal dengan mesin penggerak utama 750 KW atau lebih; ( asli & copy 2 lembar)
  8. Memiliki surat keterangan bebas narkoba dari dokter
  9. Foto copy ijasah umum minimal SLTP/SLTA (3 lembar)
  10. Surat keterangan sehat mata dan telinga  oleh dokter yang ditunjuk BP3IP serta melampirkan pas photo ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.
  11. Berbadan sehat dengan surat keterangan kesehatan dari dokter (di BP3IP).
  12. Bagi calon peserta yang berasal dari pegawai pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN) wajib menyerahkan surat ijin belajar dari instasi masing-masing. ( 3 lembar)
  13. Foto Copy  sertifikat ketrampilan pelaut  (masing-masing 3 lembar)
  14. Melampirkan print out data pribadi dari www.pelaut.dephub.go.id
  15. Menunjukan semua dokumen asli kepelautan dan umum pada saat wawancara.
  16. Sertifikat Profisiensi : BST , SCRB , A F F , MEFA , AS .

Durasi Diklat selama 4 bulan

  • Biaya Formulir Rp. 150.000,-
  • Biaya Kesehatan Rp. 230.000,-
  • Biaya Diklat Rp. 10.800.000,-

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Continue Reading

Breaking News

Ini Informasi Penerimaan SIPENCATAR Tahun Akademik 2019/2020 di Kemenhub

Published

on

Penerimaan-Sipencatar-Tahun-Akademik-2019-di-Lingkungan-Kementerian-Perhubungan

Indoseafarers.com, Jakarta – Bagi Anda yang ingin mengikuti SIPENCATAR (Seleksi Penerimaan Calon Taruna/i) dan menjadi siswa/siswi atau taruna/i di lingkungan Kementerian Perhubungan, baik itu darat laut dan udara, saat ini jalur pendaftaran pola pembibitan telah dibuka mulai dari tanggal 1 April 2019 – 30 April 2019.

Untuk tahun ini, berdasarkan surat menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Republik Indonesia nomor B/376/M.SM.01.00/2019 perihal tambahan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 dari siswa/siswi atau taruna/taruni pola pembibitan sejumlah 2.676 (Dua Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Enam) pada 13 (tiga belas) sekolah di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Untuk pendaftaran penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan dilakukan secara online terintegrasi melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ mulai tanggal 9 s.d 30 April 2019.

Program Pendidikan

Ada tiga kategori program pendidikan dalam penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni baru Tahun Akademik 2019/2020 di Kementerian Perhubungan antara lain:

Program Pendidikan Transportasi Darat dan Perkeretaapian

  • D-IV Transportasi Darat
  • D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan/Rekayasa Sistem Transportasi Jalan.
  • D-IV Teknologi Keselamatan Otomotif/Teknologi Rekayasa Otomotif
  • D-III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • D-III Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Bangunan Jalur Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-III Pengujian Kendaraan Bermotor/Teknologi Otomotif
  • D-III Permesinan Kapal
  • D-III Manajemen Transportasi Perairan Darat
  • D-III Teknologi Mekanika Otomotif*
  • D-III Manajemen Transportasi Jalan*
  • D-III Manajemen Logistik

Program Pendidikan Transportasi Udara

  • D-IV Penerbang
  • D-IV Teknik Pesawat Udara
  • D-IV Teknik Navigasi Udara
  • D-IV Teknik Listrik Bandara
  • D-IV Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan
  • D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat
  • D-III Operasi Bandar Udara
  • D-III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara
  • D-III Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Listrik Bandara
  • D-III Teknik Navigasi Udara
  • D-III Teknik Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Transportasi Udara
  • D-III Komunikasi Penerbangan
  • D-III Teknologi Perawatan Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Lalulintas Udara*
  • D-III Manajemen Bandar Udara*
  • Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan*

Program Pendidikan Transportasi Laut

  • D-IV Nautika
  • D-IV Teknika
  • D-IV Katatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan
  • D-IV Elektro Pelayaran
  • D-IV Transportasi Laut
  • D-III Nautika
  • D-III Tehnika
  • D-III Elektro Pelayaran
  • D-III Studi Nautika
  • D-III Teknologi Nautika
  • D-III Manajemen Transportasi Laut*

NB: * Sedang dalam proses di Kemenristekdikti

Template Berkas

Untuk kelengkapan berkas seperti Surat Pernyataan pemeriksaan tes kesehatan dll bisa Anda download templatenya yang sudah disediakan DISINI.

Panduan Tatacara Pendaftaran

Ikuti Tautan ini untuk melihat tatacara pendaftaran Sipencatar: DISINI

Info dan Keterangan Lain di Situs SIPENCATAR Perhubungan (klik tautan)

Jadwal | Panduan | Template Berkas | Pengumuman | FAQ | Halaman Contact.

Sumber: dephub

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Offshore News

Offshore Vessel

Featured News