Connect with us

Panduan Pelaut

Ditjen HUBLA Sediakan Pembuatan Buku Pelaut Online di 19 Lokasi

Published

on

Indonesia-Buku-Pelaut
Ditjen HUBLA Sediakan Pembuatan Buku Pelaut Online di 19 Lokasi

Indoseafarers.com – Seiring dengan kebutuhan pelayanan yang cepat, praktis dan akurat, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus berinovasi dan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna jasa di bidang transportasi laut. Salah satunya dengan memberi kemudahan bagi para pelaut yang ingin melakukan pembuatan Buku Pelaut melalui sistem online (Buku Pelaut Online).

Buku pelaut merupakan dokumen resmi yang berbentuk buku dan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, untuk keperluan pelayaran. Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 30 Tahun 2008 tentang Dokumen Identitas Pelaut, disebutkan bahwa setiap orang yang bekerja sebagai awak kapal pada kapal niaga berukuran 35 GT atau lebih, untuk kapal motor ukuran 105 GT atau lebih untuk kapal tradisional atau kapal perikanan berukuran panjang 12 meter atau lebih wajib memiliki Buku Pelaut.

BP diberikan kepada pelaut yang memiliki sertifikat keahlian pelaut atau sertifikat keterampilan pelaut serta taruna yang akan melaksanakan praktik berlayar di kapal.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM mengungkapkan bahwa melalui proses online ini maka pelaut yang akan membuat Buku Pelaut dapat memperoleh kemudahan dan kepastian, lebih transparan, proses pengurusan jauh lebih cepat, dan bisa diakses darimana pun. Di samping itu, program Pembuatan Buku Pelaut secara Online ini bertujuan untuk mendata jumlah pelaut Indonesia ke dalam database Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sehingga pemerintah akan lebih mudah melakukan pengawasan bagi para pelaut Indonesia.

“Kita ingin agar masyarakat menyadari bahwa pembuatan Buku Pelaut itu mudah dan cepat dengan prosedur resmi sesuai ketentuan, sehingga para pelaut akan semakin aman dan nyaman didalam pengurusan dokumen pelautnya,” tegas Dirjen Hubla.

Lebih lanjut Direktur Jenderal Perhubungan Laut menegaskan bahwa pihaknya tidak ada kompromi terhadap praktik kecurangan di dalam pembuatan Buku Pelaut. “Sudah tidak ada lagi cerita itu. Selaku Direktur Jenderal Perhubungan Laut, saya akan mengikis habis dan tidak pernah akan mentolerir terjadinya praktik kecurangan yang terjadi di institusi saya tanpa terkecuali,” tegas Tonny Budiono. “Oleh sebab itu, pembuatan Buku Pelaut secara online tentunya akan meminimalisir terjadinya hal-hal yang akan menyusahkan para pelaut didalam mengurus dokumennya,” lanjut Tonny.

Saat ini pembuatan Buku Pelaut Online dapat dilakukan di 19 (sembilan belas) lokasi yaitu Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Belawan, Kanpel Batam, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Perak, KSOP Benoa, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Makassar, KSOP Bitung, KSOP Banten, KSOP Palembang, KSOP Jambi, KSOP Cirebon, KSOP Cilacap, KSOP Dumai, KSOP Gresik, KSOP Sunda Kelapa, Kantor Atase Perhubungan Jepang dan Kantor Atase Perhubungan Singapura.

Selain di 19 lokasi tersebut, rencananya pada tahun 2017 mendatang, Ditjen Hubla akan menyiapkan pembuatan Buku Pelaut Online di 30 lokasi lainnya, antara lain di Kantor KSOP Lhokseumawe, Teluk Bayur, Pekanbaru, Tanjung Balai Karimun, Pulau Sambu, Pulau Baai, Kuang, Tanjung Pinang, Panjang, Tanjung Wangi, Lembar, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Tarakan, Tanjung Laut, Samarinda, Balikpapan, Manado, Pantoloan, Pare-Pare, Kendari, Bau-Bau, Ambon, Ternate, Sorong, Biak, Jayapura, Kantor Atase Perhubungan Kuala Lumpur, dan Atase Perhubungan London.

“Ditjen Hubla terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut melalui pengembangan sistem teknologi dan informasi berbasis online dengan memudahkan dan menyederhanakan proses alur pelayanan yang sudah ada,” ujar Tonny Budiono.

Dengan demikian, para pelaut Indonesia yang akan membuat dan mengurus buku pelaut secara online didorong untuk segera mengurusnya di lokasi yang telah disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengakses www.pelaut.dephub.go.id.

Dia hanyalah seorang Pelaut yang juga masih aktif berlayar hingga saat ini. Hobinya yang gemar menulis dan membaca berita-berita terbaru, terupdate serta terhangat seputar Pelaut membuatnya memiliki ide untuk membuat situs ini bersama beberapa temannya.

Dalam Negeri

Persyaratan Diklat Pelaut Peningkatan ANT D dan ATT D di BP3IP

Published

on

Persyaratan-Mengikuti-Diklat-Pelaut-ANT-V-ATT-V-di-BP3IP-Jakarta

Indoseafarers.com – Dibawah ini adalah Persyaratan mengikuti diklat Pelaut peningkatan ANT D dan ATT D di BP3IP Jakarta.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut Peningkatan ANT D dan ATT D

  1. Umur minimal 18 Tahun
  2. Surat Keterangan Sehat Mata dan Telinga dari dokter BP3IP (Asli 1 Lembar dan Foto Copy 3 Lembar);
  3. Buku Pelaut (fotocopy 2 lembar)
  4. Surat Keterangan Masa Layar (asli 1 Lembar fotocopy 3 lembar)
    1. Diklat Pelaut D Nautika : 6 bulan di kapal niaga
    2. DDiklat Pelaut D Teknika : 6 Bulan di kapal
  5. Ijazah Umum : SMA/SMP Sederajat  (fotocopy legalisir rangkap 4)
  6. Sertifikat Proficiency (fotocopy rangkap 4)
    1. Diklat Pelaut D Nautika : BST
    2. Diklat Pelaut D Teknika: BST

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Continue Reading

Featured

Persyaratan Diklat Pelaut ANT V dan ATT V di BP3IP

Published

on

Persyaratan-Mengikuti-Diklat-Pelaut-ANT-V-ATT-V-di-BP3IP-Jakarta

Indoseafarers.com – Dibawah ini adalah Persyaratan mengikuti diklat Pelaut ANT V dan ATT V di BP3IP Jakarta.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut ANT V

  1. Fotocopy ijazah STCW 1978 Amandemen 2010 yang  di legalisir asli (3 lembar)
  2. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 Amandemen 1995 ANT-Dasar yang telah dilegalisir minimal 1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  3. Fotocopy Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) sesuai sertifikat yang dimiliki ( 3 lembar).
  4. Surat kenal lahir / Akte Kelahiran (1 lembar)
  5. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah ( 1 lembar)
  6. Memiliki masa layar yang diakui tidak kurang dari 24 bulan sebagai AB dek (Able Seafarer Deck/ABD) di kapal dengan ukuran GT.500 atau lebih (asli & foto copy 2 lembar)
  7. Memiliki surat keterangan bebas narkoba dari dokter
  8. Foto copy ijasah umum minimal SLTP/SLTA (3 lembar)
  9. Surat keterangan sehat mata dan telinga  oleh dokter yang ditunjuk BP3IP serta melampirkan pas photo ukuran 4×6 sebanyak (2 lembar)
  10. Berbadan sehat dengan surat keterangan kesehatan dari dokter (di BP3IP).
  11. Bagi calon peserta yang berasal dari pegawai pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN) wajib menyerahkan surat ijin belajar dari instasi masing-masing. ( 3 lembar)
  12. Foto Copy  sertifikat ketrampilan pelaut  (masing-masing 3 lembar)
  13. Melampirkan print out data pribadi dari www.pelaut.dephub.go.id
  14. Menunjukan semua dokumen asli kepelautan dan umum pada saat wawancara.
  15. Sertifikat Profisiensi : BST , SCRB , A F F , MFA , S.A .

Durasi Diklat selama 4 bulan

  • Biaya Formulir Rp. 150.000,-
  • Biaya Kesehatan Rp. 230.000,-
  • Biaya Diklat Rp. 10.800.000,-

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut ATT V

  1. Fotocopy ijazah STCW 1978 Amandemen 2010 yang  di legalisir asli (3 lembar)
  2. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 AMK-PT yang telah dilegalisir minimal1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  3. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 Amandemen 1995 ATT- Dasar yang telah dilegalisir minimal 1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  4. Fotocopy Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) sesuai sertifikat yang dimiliki ( 3 lembar).
  5. Surat kenal lahir / Akte Kelahiran (1 lembar)
  6. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah ( 1 lembar)
  7. Masa layar yang diakui tidak kurang dari 24 bulan sebagai AB mesin (Able Seafarer Engine) di kapal dengan mesin penggerak utama 750 KW atau lebih; ( asli & copy 2 lembar)
  8. Memiliki surat keterangan bebas narkoba dari dokter
  9. Foto copy ijasah umum minimal SLTP/SLTA (3 lembar)
  10. Surat keterangan sehat mata dan telinga  oleh dokter yang ditunjuk BP3IP serta melampirkan pas photo ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.
  11. Berbadan sehat dengan surat keterangan kesehatan dari dokter (di BP3IP).
  12. Bagi calon peserta yang berasal dari pegawai pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN) wajib menyerahkan surat ijin belajar dari instasi masing-masing. ( 3 lembar)
  13. Foto Copy  sertifikat ketrampilan pelaut  (masing-masing 3 lembar)
  14. Melampirkan print out data pribadi dari www.pelaut.dephub.go.id
  15. Menunjukan semua dokumen asli kepelautan dan umum pada saat wawancara.
  16. Sertifikat Profisiensi : BST , SCRB , A F F , MEFA , AS .

Durasi Diklat selama 4 bulan

  • Biaya Formulir Rp. 150.000,-
  • Biaya Kesehatan Rp. 230.000,-
  • Biaya Diklat Rp. 10.800.000,-

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Continue Reading

Breaking News

Ini Informasi Penerimaan SIPENCATAR Tahun Akademik 2019/2020 di Kemenhub

Published

on

Penerimaan-Sipencatar-Tahun-Akademik-2019-di-Lingkungan-Kementerian-Perhubungan

Indoseafarers.com, Jakarta – Bagi Anda yang ingin mengikuti SIPENCATAR (Seleksi Penerimaan Calon Taruna/i) dan menjadi siswa/siswi atau taruna/i di lingkungan Kementerian Perhubungan, baik itu darat laut dan udara, saat ini jalur pendaftaran pola pembibitan telah dibuka mulai dari tanggal 1 April 2019 – 30 April 2019.

Untuk tahun ini, berdasarkan surat menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Republik Indonesia nomor B/376/M.SM.01.00/2019 perihal tambahan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 dari siswa/siswi atau taruna/taruni pola pembibitan sejumlah 2.676 (Dua Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Enam) pada 13 (tiga belas) sekolah di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Untuk pendaftaran penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan dilakukan secara online terintegrasi melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ mulai tanggal 9 s.d 30 April 2019.

Program Pendidikan

Ada tiga kategori program pendidikan dalam penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni baru Tahun Akademik 2019/2020 di Kementerian Perhubungan antara lain:

Program Pendidikan Transportasi Darat dan Perkeretaapian

  • D-IV Transportasi Darat
  • D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan/Rekayasa Sistem Transportasi Jalan.
  • D-IV Teknologi Keselamatan Otomotif/Teknologi Rekayasa Otomotif
  • D-III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • D-III Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Bangunan Jalur Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-III Pengujian Kendaraan Bermotor/Teknologi Otomotif
  • D-III Permesinan Kapal
  • D-III Manajemen Transportasi Perairan Darat
  • D-III Teknologi Mekanika Otomotif*
  • D-III Manajemen Transportasi Jalan*
  • D-III Manajemen Logistik

Program Pendidikan Transportasi Udara

  • D-IV Penerbang
  • D-IV Teknik Pesawat Udara
  • D-IV Teknik Navigasi Udara
  • D-IV Teknik Listrik Bandara
  • D-IV Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan
  • D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat
  • D-III Operasi Bandar Udara
  • D-III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara
  • D-III Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Listrik Bandara
  • D-III Teknik Navigasi Udara
  • D-III Teknik Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Transportasi Udara
  • D-III Komunikasi Penerbangan
  • D-III Teknologi Perawatan Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Lalulintas Udara*
  • D-III Manajemen Bandar Udara*
  • Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan*

Program Pendidikan Transportasi Laut

  • D-IV Nautika
  • D-IV Teknika
  • D-IV Katatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan
  • D-IV Elektro Pelayaran
  • D-IV Transportasi Laut
  • D-III Nautika
  • D-III Tehnika
  • D-III Elektro Pelayaran
  • D-III Studi Nautika
  • D-III Teknologi Nautika
  • D-III Manajemen Transportasi Laut*

NB: * Sedang dalam proses di Kemenristekdikti

Template Berkas

Untuk kelengkapan berkas seperti Surat Pernyataan pemeriksaan tes kesehatan dll bisa Anda download templatenya yang sudah disediakan DISINI.

Panduan Tatacara Pendaftaran

Ikuti Tautan ini untuk melihat tatacara pendaftaran Sipencatar: DISINI

Info dan Keterangan Lain di Situs SIPENCATAR Perhubungan (klik tautan)

Jadwal | Panduan | Template Berkas | Pengumuman | FAQ | Halaman Contact.

Sumber: dephub

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Offshore News

Offshore Vessel

Featured News