Berita Offshore & Pelaut Indonesia.

Pacific Radiance Tetap Bertahan Dalam Kondisi Pasar Offshore Yang Masih Buruk

271

Indoseafarer.com – Pacific Radiance, perusahaan offshore yang berbasis di Singapura mengatakan bahwa perusahaan terus mengantisipasi kondisi pasar yang sangat menantang saat ini dimana mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan. Untuk profit yang ditutup pada akhir Desember 2016 lalu, perusahaan mencatat kerugian dan mungkin akan terus berlanjut sepanjang tahun 2017 ini.

Pada FY16 (Fiscal Year) atau Tahun Fiskal 2016, pendapatan perusahaan sebesar US$69.4 juta lebih rendah atau turun 43 persen dari Tahun Fiskal 2015 sebesar US$121.8 juta. Turunnya profit ini karena sedikitnya kapal yang di charter.


Fiscal Year atau Tahun Fiskal adalah jangka waktu selama dua belas bulan berturut-turut sebagai dasar penyelenggaraan dan penutupan buku dan suatu badan usaha untuk menetapkan hasil usaha, keadaan keuangan, rencana kerja, dan anggaran; tahun ini tidak perlu bersamaan waktunya dengan tahun kalender atau tahun takwim.


Pacific Radiance total kerugian bersih sebesar US$121 juta dengan total biaya perbaikan akibat kerusakan sebesar US$52.2 juta.

Baca Juga

Total biaya perbaikan untuk kapal milik Pacific Radiance sendiri sebesar US$28.7 juta (tidak termasuk kapal operator bersama perusahaan lain atau join). Sisa sebesar US$23.5 juta adalah untuk membayar ketentuan piutang yang tertagih.

Executive Chairman Pacific Radiance, Pang Yoke Min (冯学民) mengatakan: “Kami mengantisipasi keadaan pemulihan pasar yang berjalan lambat secara seimbang, kami berharap pasokan minyak dan kesenjangan permintaan atau penggunaan kapal kami pada semester kedua 2017 dapat meningkat. Hingga saat itu,  perusahaan akan terus melihat kondisi pasar dengan mempertahankan penggunaan struktur biaya yang efisien tanpa menghambat operasi kami, dan memperkuat kehadiran kami di pasar. ”

Di Tahun Fiskal 2016, perusahaan menggunakan biaya dengan cara mekanisme bertahan, mengurangi beban-beban umum serta administrasi sebesar 12 persen menjadi US$21.0 juta bahkan disaat ada perbaikan kapal di bulan Agustus 2016.

Mr. Pang juga mengatakan: “Kami tetap fokus pada jalan yang masih panjang di depan, dan berinisiatif secara strategis untuk menerapkan dan membangun bisnis secara berkelanjutan sejak tahun 2014, perusahaan berusaha menaikan posisi disaat pasar sedang dalam kondisi tidak baik dengan adanya dukungan dari mitra keuangan (pemberi pinjaman). saat ini kami bekerja sama dengan pemberi pinjaman utama untuk meningkatkan posisi likuiditas.”

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Facebook Comments
Loading...