LNG Plant Wheatstone di Australia

LNG Plant Wheatstone di Australia Mulai Beroperasi dan Produksi

Indoseafarers.comLNG Plant Wheatstone di Australia telah mulai beroperasi. LNG Plant Wheatston dioperasikan oleh perusahaan minyak dan gas raksasa Amerika Serikat, Chevron, produksi ini dari fasilitas darat di dekat Onslow, Australia Barat. Kargo LNG pertama dari produksi diharapkan dapat dihasilkan dalam beberapa minggu mendatang.

Fasilitas LNG Plant Wheatstone ini terletak 7,5 mil (12 kilometer) barat Onslow yang memproses gas alam dari lapangan gas Wheatstone dan Iago.

Wheatstone yang dioperasikan Chevron adalah merupakan perusahaan patungan antara anak perusahaan Chevron sendiri yang berada di Australia, dengan saham sekitar 64,14 persen, perusahaan Eksplorasi Minyak Asing Kuwait (KUFPEC) (13,4 persen), Woodside Petroleum Limited (13 persen), dan Kyushu Electric Power Company (1,46 persen ), bersama dengan PE Wheatstone Pty Ltd, dan JERA (8 persen).

Chevron memegang sebanyak 80,2 persen saham di lisensi lepas pantai ladang gas Wheatstone tersebut dan juga di Iago.

Chairman dan CEO Chevron, John Watson mengatkan: “Produksi LNG pertama nanti merupakan tonggak penting bagi kami dan hal ini merupakan kredit bagi mitra kami, kontraktor dan ribuan orang yang berkolaborasi untuk memberikan aset pada warisan ini,”

“Wheatstone menambahkan posisi legacy gas kami di Australia yang akan menjadi generator kas signifikan selama beberapa dekade yang akan datang.” Jhon melanjutkan.

Disamping itu, CEO Woodside, Peter Coleman mengatakan bahwa produksi LNG pertama merupakan tonggak penting bagi semua peserta joint venture pada lapangan gas LNG Plant Wheatstone ini.

“Wheatstone adalah aset kelas dunia dan permulaan fasilitas yang aman adalah salah satu prioritas kami untuk tahun 2017, dimana akan mendukung strategi pertumbuhan jangka pendek kami,” Woodside melanjutkan.

“Kami bangga dengan dukungan staf kami kepada operator dan kontraktornya, dengan memanfaatkan pengalaman Woodside yang luas dalam memberikan proyek LNG ini. Kami akan terus mendukung operator dalam mengoptimalkan biaya serta kenaikan volume produksi, untuk memaksimalkan nilai investasi, “katanya.

Produksi LNG pertama dari Wheatstone Train 2 diperkirakan dalam enam sampai delapan bulan. Setelah beroperasi penuh, LNG Wheatstone akan menyumbang lebih dari 13 Million Barrels of Oil Equivalent (MMboe) untuk produksi tahunan Woodside.

Dengan kapasitas penuh, fasilitas projek LNG Plant Wheatstone akan dapat memasok 8,9 juta LNG metrik ton per tahun untuk diekspor ke pelanggan-pelanggan di Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *