Connect with us

Breaking News

Ladang Gas Jangkrik Kompleks Rampung, ENI Capai Target Lebih Cepat

Published

on

Ladang Gas Jankgrik

Indoseafarers.com – Produksi gas dari proyek laut dalam (400 m atau 1.312 kaki) Jangkrik Kompleks dan Jangkrik North East yang berada di blok Muara Bakau, Cekungan Kutei, di perairan laut dalam Selat Makassar telah beroperasi lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Proyek ini ditangani oleh perusahaan migas asal Italia, Eni. Produksi gas dari ladang gas subsea deep water Jangkrik Kompleks dan Jangkrik North East ini disalurkan melalui sepuluh sumur bawah laut yang terhubung dengan Jangkrik Floating Production Unit (FPU) yang baru saja dibangun. Secara bertahap produksi gas akan mencapai 450 MMcf/day (450 juta kaki kubik per hari) setara dengan 83.000 boe/day (83 ribu barel minyak per hari – BOEPD).

Gas setelah diproses di atas FPU akan dialirkan melalui pipa sepanjang 79 kilometer/km (49-mi) ke fasilitas penerima di darat (Onshore Receiving Facility), yang juga dibangun oleh ENI, dan kemudian melalui sistem transportasi Kalimantan Timur ke pabrik pencairan gas di Bontang, di kilang gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) milik Badak NGL Bontang, Kalimantan Timur.

Volume gas dari ladang jangkrik kompleks akan memasok pasar domestik, pasar LNG Indonesia serta untuk di ekspor ke luar negeri.

Produksi gas dimulai dalam waktu tiga setengah tahun sejak rencana awal pembangunan dan pengembangan proyek (Plan of Development/PoD) setelah disetujui oleh pemerintah Indonesia.

Chief Executive Officer ENI, Claudio Descalzi menyatakan kegembiraannya karena proyek dapat selesai lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan. Menurutnya, dengan demikian ENI mampu menunjukan kualitas kerja, strategi, kemampuan global serta pengembangan proyek yang lebih cepat.

“Kami akan mengkonsolidasikan strategi eksplorasi dan model operasi lapangan kami dan memaksimalkan pengembangan proyek secara terpadu juga di Indonesia.” kata Descalzi.

Dalam proyek ini, Eni adalah operator dengan 55% saham PSC Muara Bakau melalui anak perusahaannya Eni Muara Bakau B.V. Mitra lainnya adalah ENGIE E&P (melalui anak perusahaannya GDF SUEZ Exploration Indonesia BV) dengan 33,334% dan PT. Saka Energi Muara Bakau dengan 11,666%. Semua kegiatan Jangkrik kompleks tersebut dilakukan dalam koordinasi dengan SKK Migas, entitas yang mewakili pemerintah Indonesia.

Proyek Jangkrik kompleks disetujui tahun 2011, sementara Jangkrik North East disetujui tahun 2013. Persetujuan PoD Jangkrik North East mencantumkan bahwa akan ada integrasi pengembangan lapangan Jangkrik dalam satu proyek tunggal yang dinamakan Proyek Komplek Jangkrik. Selanjutnya, unit FPU jangkrik akan menjadi pusat pengembangan penemuan gas terdekat Merakes (Eni 85%, Pertamina 15%), yang dapat mulai diproduksi dalam dua tahun ke depan.

Dia hanyalah seorang Pelaut yang juga masih aktif berlayar hingga saat ini. Hobinya yang gemar menulis dan membaca berita-berita terbaru, terupdate serta terhangat seputar Pelaut membuatnya memiliki ide untuk membuat situs ini bersama beberapa temannya.

Breaking News

Ini Informasi Penerimaan SIPENCATAR Tahun Akademik 2019/2020 di Kemenhub

Published

on

Penerimaan-Sipencatar-Tahun-Akademik-2019-di-Lingkungan-Kementerian-Perhubungan

Indoseafarers.com, Jakarta – Bagi Anda yang ingin mengikuti SIPENCATAR (Seleksi Penerimaan Calon Taruna/i) dan menjadi siswa/siswi atau taruna/i di lingkungan Kementerian Perhubungan, baik itu darat laut dan udara, saat ini jalur pendaftaran pola pembibitan telah dibuka mulai dari tanggal 1 April 2019 – 30 April 2019.

Untuk tahun ini, berdasarkan surat menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Republik Indonesia nomor B/376/M.SM.01.00/2019 perihal tambahan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 dari siswa/siswi atau taruna/taruni pola pembibitan sejumlah 2.676 (Dua Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Enam) pada 13 (tiga belas) sekolah di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Untuk pendaftaran penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan dilakukan secara online terintegrasi melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ mulai tanggal 9 s.d 30 April 2019.

Program Pendidikan

Ada tiga kategori program pendidikan dalam penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni baru Tahun Akademik 2019/2020 di Kementerian Perhubungan antara lain:

Program Pendidikan Transportasi Darat dan Perkeretaapian

  • D-IV Transportasi Darat
  • D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan/Rekayasa Sistem Transportasi Jalan.
  • D-IV Teknologi Keselamatan Otomotif/Teknologi Rekayasa Otomotif
  • D-III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • D-III Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Bangunan Jalur Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-III Pengujian Kendaraan Bermotor/Teknologi Otomotif
  • D-III Permesinan Kapal
  • D-III Manajemen Transportasi Perairan Darat
  • D-III Teknologi Mekanika Otomotif*
  • D-III Manajemen Transportasi Jalan*
  • D-III Manajemen Logistik

Program Pendidikan Transportasi Udara

  • D-IV Penerbang
  • D-IV Teknik Pesawat Udara
  • D-IV Teknik Navigasi Udara
  • D-IV Teknik Listrik Bandara
  • D-IV Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan
  • D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat
  • D-III Operasi Bandar Udara
  • D-III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara
  • D-III Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Listrik Bandara
  • D-III Teknik Navigasi Udara
  • D-III Teknik Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Transportasi Udara
  • D-III Komunikasi Penerbangan
  • D-III Teknologi Perawatan Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Lalulintas Udara*
  • D-III Manajemen Bandar Udara*
  • Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan*

Program Pendidikan Transportasi Laut

  • D-IV Nautika
  • D-IV Teknika
  • D-IV Katatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan
  • D-IV Elektro Pelayaran
  • D-IV Transportasi Laut
  • D-III Nautika
  • D-III Tehnika
  • D-III Elektro Pelayaran
  • D-III Studi Nautika
  • D-III Teknologi Nautika
  • D-III Manajemen Transportasi Laut*

NB: * Sedang dalam proses di Kemenristekdikti

Template Berkas

Untuk kelengkapan berkas seperti Surat Pernyataan pemeriksaan tes kesehatan dll bisa Anda download templatenya yang sudah disediakan DISINI.

Panduan Tatacara Pendaftaran

Ikuti Tautan ini untuk melihat tatacara pendaftaran Sipencatar: DISINI

Info dan Keterangan Lain di Situs SIPENCATAR Perhubungan (klik tautan)

Jadwal | Panduan | Template Berkas | Pengumuman | FAQ | Halaman Contact.

Sumber: dephub

Continue Reading

Breaking News

Kapal RORO Rute Dumai-Malaka Beroperasi Akhir 2019

Published

on

By

Kapal-RORO-Rute-Dumai-Malaka-Beroperasi-Desember-2019

Indoseafarers.com – Indonesia melalui Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menargetkan akan mengoperasikan kapal Roll On-Roll Off (RoRo) rute Dumai-Malaka pada akhir 2019 ini.

Hal ini dilakukan sebagai komitmen dalam rangka wujudkan konektivitas antarnegara, khususnya di Asia Tenggara.

Rencana ini disampaikan pada pertemuan 3rd Task Force Melaka-Dumai RoRo Ferry Operation Meeting yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada kamis (4/4) kemarin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha, sebagai Ketua Delegasi Indonesia.

“Roro Dumai-Malaka ini diharapkan dapat diimplementasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dan Malaysia pada akhir tahun ini,” kata Arif dalam keterangan tertulis, Kamis (4/4/2019).

Pada pertemuan sebelumnya, salah satu pembahasan adalah terkait Standar Operasi dan Prosedur (SOP) dari Customs, Immigration, Quarantine and Security (CIQS) di kedua negara. Telah disepakati, bahwa kedua negara harus melaksanakan dan mempraktekan persyaratan CIQS yang telah ada dan dilaksanakan di negara masing-masing.

Arif menjelaskan “Oleh karena itu, kita tidak akan merancang SOP atau peraturan baru, namun hanya akan menyamakan SOP di pelabuhan masing-masing negara. Semua Departemen CIQS akan bekerja sama dengan operator pelabuhan masing-masing, dan nantinya akan mendapatkan tinjauan dan umpan balik terkait persyaratan teknis dan administrasi CIQS, dalam pengimplementasian RoRo Dumai-Malaka di pelabuhan masing-masing,”

Persyaratan peraturan transportasi darat juga menjadi highlight pembahasan antara Indonesia dan Malaysia. Kedua negara sepakat untuk menyempurnakan aturan-aturan yang ada tentang transportasi darat di negara masing-masing.

Selain itu menurutnya harus ditetapkan Standar Operasi Prosedur sebelum layanan RoRo Dumai-Malaka diimplementasikan, termasuk yang terkait dengan pembatasan jenis-jenis kendaraan yang boleh memasuki kedua negara.

“Terkait hal tersebut, kita telah sepakat untuk membentuk sub-committee yang akan membahas khusus mengenai transportasi jalan dengan masa waktu kerja selama empat bulan,” ungkapnya.

Arif melanjutkan, Sub-Committee ini akan melakukan kunjungan ke Dumai pada Juli mendatang untuk melakukan site visit terkait kondisi jalan di Dumai.
“RoRo Dumai-Malaka ini diharapkan dapat diimplementasikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan Malaysia pada akhir tahun ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan awalnya Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk meresmikan pengimplementasian Rute RoRo rute Dumai-Malaka ini, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), pada kuartal 1 2019, namun pada pertemuan Sub-Regional Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-The Philippines-East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), negara-negara BIMP sepakat untuk memperpanjang pembahasan terkait MoU tersebut.

“Hal ini disebabkan karena MoU tersebut tidak hanya akan terbatas pada Indonesia dan Malaysia semata, namun juga Brunei Darussalam dan Filipina sebagai kerangka kerja untuk rute-rute yang akan diajukan di masa mendatang oleh negara-negara BIMP dan IMT,” pungkas Arif.

Sebagai informasi, Rute RoRo Dumai-Malaka ini merupakan pilot project untuk ASEAN Single Shipping Market (ASSM). Indonesia telah melakukan pembahasan intensif terkait persiapan pengoperasian RoRo Dumai-Malaka ini, sejak diselenggarakannya 2nd Join Task Force Meeting di Pekanbaru, Indonesia pada September 2018.

Adapun pada 3rd Task Force Melaka-Dumai RoRo Ferry Operation Meeting ini, delegasi Indonesia meliputi perwakilan dari Kantor Pusat Ditjen Perhubungan Laut, Kantor KSOP Kelas I Dumai, Ditjen Perhubungan Darat, Atase Perhubungan Kuala Lumpur, Kementerian Luar Negeri, PFKKI Kemenhub, Ditjen Bea Cukai, PT Pelindo I (Persero), PT ASDP Ferry, serta Pemerintah Daerah Provinsi Riau.

Continue Reading

Breaking News

KM Bayu Permata Pembawa Logistik Pemilu Kandas di Bintan

Published

on

Kapal-KM-Bayu-Permata-yang-membawa-logistik-Pemilu-Kandas-di-Bintan

Indoseafarers.com – Kapal Motor (KM) Bayu Permata, kapal pembawa 26 koli logistik berisi Formulir C2, C7, Formulir Model DAA.1 dan Formulir Model DA.1 untuk Pemilu 2019 yang diperuntukan bagi Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau kandas di peraiaran Pulau Rusa, Kabupaten Bintan pada Jumat (29/3/2019).

kapal-km-bayu-permata-yang-kandas-di-peraiaran-pulau-rusa

Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Keselamatan Tanjungpinang, Eko Suprianto, pada Jumat mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Polres Bintan, logistik pemilu itu dititipkan CV Anton Natuna ke Kapal Motor Bayu Permata.

Eko melanjutkan, Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Tanjungpinang mengerahkan KN Bhisma menuju lokasi, dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Selanjutnya logistik Pemilu 2019 dipindahkan ke Kapal Kawai Ranai 1 untuk dibawa ke Ranai, Natuna. Sementara Kapal Bayu Permata yang kandas akan kembali ke Tanjungpinang untuk diperiksa kerusakannya,” tutupnya.

Disisi lain, Budi Cahyadi, selaku Kepala BNPP Kelas A Tanjungpinang  mengatakan bahwa informasi ini pertama kali didapat dari Sat Intelkam Polres Bintan. Saat itu juga tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolair Polres Bintan, personil Polsek Bintan Timur dan BNPP kelas A Tanjungpinang langsung berupaya melakukan evakuasi awak kapal dan logistik.

“Kejadian ini terjadi saat Mualim 1 KM Bayu Permata dan juru mudi melewati perairan Pulau Rusa Kecamatan Bintan Timur. Namun, tiba-tiba kapal ini hilang kendali sehingga mengakibatkan kapal kandas,” kata Budi melalui pesan singkat, Jumat.

Dilanjutkan bahwa untuk kru kapal tidak ada yang terluka.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Offshore News

Offshore Vessel

Featured News