Connect with us

Panduan Pelaut

Buat Buku Pelaut di KSOP Sunda Kelapa Dapat Selesai Dalam Hitungan Jam

Published

on

Indoseafarer.com – Upaya peningkatan layanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan terus dikembangkan. Salah satu dampak bagi pelaut adalah pembuatan buku pelaut online yang sudah bisa dilakukan saat ini.

Layanan setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Hubla di seluruh daerah juga dituntut memberikan pelayanan terbaiknya, termasuk dalam hal pembuatan BP.


Baca juga: Ditjen HUBLA Sediakan Pembuatan Buku Pelaut Online di 19 Lokasi


Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Letkol Marinir Benyamin Ginting mengatakan di Jakarta, Senin (3/10/2016): “Sekarang mengurus buku pelaut paling lama satu hari. Bahkan bisa hanya dalam hitungan jam,”

Benyamin Ginting juga menambahkan bahwa, jika semua persyaratan untuk pembuatan BP sudah sesuai ketentuan yang berlaku dan telah dilengkapi oleh pemohon, ia bisa memastikan buku pelaut yang baru atau perpanjangan sudah bisa dibawa pulang dalam hitungan jam.


Baca juga:  Sosialisai Pembuatan Buku Pelaut Online per 30 April 2016


“Apalagi di KSOP Sunda Kelapa sekarang sudah menerapkan pembuatan buku pelaut dengan sistem online. Meskipun baru berjalan satu bulan dan masih dalam tahap uji coba, sistem ini dapat mempercepat proses pembuatan buku pelaut,” ujar Benyamin Ginting.

Benyamin Ginting menambahkan bahwa hingga kini KSOP Sunda Kelapa telah menerbitkan sekitar 1500 BP, baik penerbitan baru maupun perpanjangan. Saat ini pelayanan pembuatan BP baru masih belum dapat dilakukan secara full online.

“Masih dikerjakan dengan cara manual juga. Soalnya sistem online-nya kan baru diujicobakan pada awal September kemarin. Kita akan lakukan peralihan sistem secara bertahap,” katanya.

Benyamin menuturkan, sebagai unit pelayanan jasa kemaritiman, KSOP Sunda Kelapa tidak membatasi jumlah pemohon BP. Terpenting adalah setiap pemohon yang datang harus sudah membawa persyaratan lengkap sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kami akan layani sebaik-baiknya. Sekarang daftar (pembuatan buku pelaut) sudah bisa online. Bisa dilakukan dari mana saja. Datang ke kantor KSOP tinggal menyerahkan berkas-berkas persyaratannya. Jadi bisa lebih cepat,” ujar Benyamin Ginting.

Adapun cara-cara pembuatan Buku Pelaut online:

  1. Pelaut melakukan pengajuan sendiri secara online melalui website Directorate General of Sea Transportation: http://pelaut.dephub.go.id/
  2. Melakukan Registrasi dengan memasukkan: alamat email pribadi, nomor telepon, user name dan password.
  3. Melakukan konfirmasi dengan memasukkan Kode Verifikasi yang akan terkirim ke email pribadi yang telah didaftarkan.
  4. Setelah berhasil melakukan registrasi, pilih menu pembuatan buku pelaut
  5. Masukkan Identitas pribadi dan tentukan tempat yang dipilih untuk Verifikasi document applikasi buku pelaut online.
  6. Print out nomor pendaftaran dan jadual Verifikasi document applikasi buku pelaut online tersebut (biasanya 2 hari setelah melakukan permohonan).
  7. Pelaut datang ke tempat yang dipilih dengan menunjukkan berkas dan bukti pendaftaran online, berkas yang dibawah adalah:
  • Foto Copy Sertifikat Keahlian Pelaut dan atau Sertifikat Ketrampilan Pelaut.
  • Surat Keterangan Masa Berlayar yang diketahui Syahbandar atau KBRI setempat.
  • Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter Rumah Sakit yang direkomendasikan oleh Direktorat Perhubungan Laut.
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Foto Copy AKTE KELAHIRAN / Surat Kenal Lahir / Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Pas foto ukuran 5×5 dan 3×4 masing-masing sebanyak 3 lembar, memakai baju putih polos lengan panjang berdasi hitam dengan latar belakang BIRU untuk bagian NAUTIKA (deck) dan MERAH untuk bagian TEKNIKA (mesin)
  • Pelaut datang ke tempat yang dipilih dengan menunjukkan berkas dan bukti pendaftaran online, berkas yang dibawah adalah:

8. Setelah selesai pengecekan bukti-bukti dokumen pendukung oleh petugas terkait, akan dilakukan pengambilan foto secara langsung di tempat tersebut.
9. Berikutnya Pelaut akan menerima email yang berisi billing atau tagihan untuk melakukan pembayaran sebesar Rp.100.000 ke salah satu BANK yang telah ditunjuk oleh Direktorat Perhubungan Laut.
10. Setelah mendapatkan bukti pembayaran dari BANK, Pelaut segera menyerahkan bukti pembayaran tersebut kepada petugas operator yang terkait di tempat pengajuan applikasi buku pelaut tersebut untuk melakukan pengambilan BUku Pelaut online yang telah di cetak.

Via: Beritatrans.com

Dia hanyalah seorang Pelaut yang juga masih aktif berlayar hingga saat ini. Hobinya yang gemar menulis dan membaca berita-berita terbaru, terupdate serta terhangat seputar Pelaut membuatnya memiliki ide untuk membuat situs ini bersama beberapa temannya.

Dalam Negeri

Persyaratan Diklat Pelaut Peningkatan ANT D dan ATT D di BP3IP

Published

on

Persyaratan-Mengikuti-Diklat-Pelaut-ANT-V-ATT-V-di-BP3IP-Jakarta

Indoseafarers.com – Dibawah ini adalah Persyaratan mengikuti diklat Pelaut peningkatan ANT D dan ATT D di BP3IP Jakarta.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut Peningkatan ANT D dan ATT D

  1. Umur minimal 18 Tahun
  2. Surat Keterangan Sehat Mata dan Telinga dari dokter BP3IP (Asli 1 Lembar dan Foto Copy 3 Lembar);
  3. Buku Pelaut (fotocopy 2 lembar)
  4. Surat Keterangan Masa Layar (asli 1 Lembar fotocopy 3 lembar)
    1. Diklat Pelaut D Nautika : 6 bulan di kapal niaga
    2. DDiklat Pelaut D Teknika : 6 Bulan di kapal
  5. Ijazah Umum : SMA/SMP Sederajat  (fotocopy legalisir rangkap 4)
  6. Sertifikat Proficiency (fotocopy rangkap 4)
    1. Diklat Pelaut D Nautika : BST
    2. Diklat Pelaut D Teknika: BST

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Continue Reading

Featured

Persyaratan Diklat Pelaut ANT V dan ATT V di BP3IP

Published

on

Persyaratan-Mengikuti-Diklat-Pelaut-ANT-V-ATT-V-di-BP3IP-Jakarta

Indoseafarers.com – Dibawah ini adalah Persyaratan mengikuti diklat Pelaut ANT V dan ATT V di BP3IP Jakarta.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut ANT V

  1. Fotocopy ijazah STCW 1978 Amandemen 2010 yang  di legalisir asli (3 lembar)
  2. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 Amandemen 1995 ANT-Dasar yang telah dilegalisir minimal 1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  3. Fotocopy Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) sesuai sertifikat yang dimiliki ( 3 lembar).
  4. Surat kenal lahir / Akte Kelahiran (1 lembar)
  5. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah ( 1 lembar)
  6. Memiliki masa layar yang diakui tidak kurang dari 24 bulan sebagai AB dek (Able Seafarer Deck/ABD) di kapal dengan ukuran GT.500 atau lebih (asli & foto copy 2 lembar)
  7. Memiliki surat keterangan bebas narkoba dari dokter
  8. Foto copy ijasah umum minimal SLTP/SLTA (3 lembar)
  9. Surat keterangan sehat mata dan telinga  oleh dokter yang ditunjuk BP3IP serta melampirkan pas photo ukuran 4×6 sebanyak (2 lembar)
  10. Berbadan sehat dengan surat keterangan kesehatan dari dokter (di BP3IP).
  11. Bagi calon peserta yang berasal dari pegawai pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN) wajib menyerahkan surat ijin belajar dari instasi masing-masing. ( 3 lembar)
  12. Foto Copy  sertifikat ketrampilan pelaut  (masing-masing 3 lembar)
  13. Melampirkan print out data pribadi dari www.pelaut.dephub.go.id
  14. Menunjukan semua dokumen asli kepelautan dan umum pada saat wawancara.
  15. Sertifikat Profisiensi : BST , SCRB , A F F , MFA , S.A .

Durasi Diklat selama 4 bulan

  • Biaya Formulir Rp. 150.000,-
  • Biaya Kesehatan Rp. 230.000,-
  • Biaya Diklat Rp. 10.800.000,-

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Persyaratan Untuk Mengikuti Diklat Pelaut ATT V

  1. Fotocopy ijazah STCW 1978 Amandemen 2010 yang  di legalisir asli (3 lembar)
  2. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 AMK-PT yang telah dilegalisir minimal1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  3. Fotocopy ijazah versi STCW 1978 Amandemen 1995 ATT- Dasar yang telah dilegalisir minimal 1 tahun sebelumnya (3 lembar)
  4. Fotocopy Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) sesuai sertifikat yang dimiliki ( 3 lembar).
  5. Surat kenal lahir / Akte Kelahiran (1 lembar)
  6. KTP atau tanda bukti diri lainnya yang sah ( 1 lembar)
  7. Masa layar yang diakui tidak kurang dari 24 bulan sebagai AB mesin (Able Seafarer Engine) di kapal dengan mesin penggerak utama 750 KW atau lebih; ( asli & copy 2 lembar)
  8. Memiliki surat keterangan bebas narkoba dari dokter
  9. Foto copy ijasah umum minimal SLTP/SLTA (3 lembar)
  10. Surat keterangan sehat mata dan telinga  oleh dokter yang ditunjuk BP3IP serta melampirkan pas photo ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.
  11. Berbadan sehat dengan surat keterangan kesehatan dari dokter (di BP3IP).
  12. Bagi calon peserta yang berasal dari pegawai pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN) wajib menyerahkan surat ijin belajar dari instasi masing-masing. ( 3 lembar)
  13. Foto Copy  sertifikat ketrampilan pelaut  (masing-masing 3 lembar)
  14. Melampirkan print out data pribadi dari www.pelaut.dephub.go.id
  15. Menunjukan semua dokumen asli kepelautan dan umum pada saat wawancara.
  16. Sertifikat Profisiensi : BST , SCRB , A F F , MEFA , AS .

Durasi Diklat selama 4 bulan

  • Biaya Formulir Rp. 150.000,-
  • Biaya Kesehatan Rp. 230.000,-
  • Biaya Diklat Rp. 10.800.000,-

Note: Untuk Update Persyaratan dan Biaya Diklat bisa lihat langsung di situs resmi BP3IP disini.

Continue Reading

Breaking News

Ini Informasi Penerimaan SIPENCATAR Tahun Akademik 2019/2020 di Kemenhub

Published

on

Penerimaan-Sipencatar-Tahun-Akademik-2019-di-Lingkungan-Kementerian-Perhubungan

Indoseafarers.com, Jakarta – Bagi Anda yang ingin mengikuti SIPENCATAR (Seleksi Penerimaan Calon Taruna/i) dan menjadi siswa/siswi atau taruna/i di lingkungan Kementerian Perhubungan, baik itu darat laut dan udara, saat ini jalur pendaftaran pola pembibitan telah dibuka mulai dari tanggal 1 April 2019 – 30 April 2019.

Untuk tahun ini, berdasarkan surat menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Republik Indonesia nomor B/376/M.SM.01.00/2019 perihal tambahan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 dari siswa/siswi atau taruna/taruni pola pembibitan sejumlah 2.676 (Dua Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Enam) pada 13 (tiga belas) sekolah di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Untuk pendaftaran penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan dilakukan secara online terintegrasi melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ mulai tanggal 9 s.d 30 April 2019.

Program Pendidikan

Ada tiga kategori program pendidikan dalam penerimaan siswa/siswi atau taruna/taruni baru Tahun Akademik 2019/2020 di Kementerian Perhubungan antara lain:

Program Pendidikan Transportasi Darat dan Perkeretaapian

  • D-IV Transportasi Darat
  • D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan/Rekayasa Sistem Transportasi Jalan.
  • D-IV Teknologi Keselamatan Otomotif/Teknologi Rekayasa Otomotif
  • D-III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • D-III Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Bangunan Jalur Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-III Pengujian Kendaraan Bermotor/Teknologi Otomotif
  • D-III Permesinan Kapal
  • D-III Manajemen Transportasi Perairan Darat
  • D-III Teknologi Mekanika Otomotif*
  • D-III Manajemen Transportasi Jalan*
  • D-III Manajemen Logistik

Program Pendidikan Transportasi Udara

  • D-IV Penerbang
  • D-IV Teknik Pesawat Udara
  • D-IV Teknik Navigasi Udara
  • D-IV Teknik Listrik Bandara
  • D-IV Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan
  • D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat
  • D-III Operasi Bandar Udara
  • D-III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara
  • D-III Lalu Lintas Udara
  • D-III Teknik Listrik Bandara
  • D-III Teknik Navigasi Udara
  • D-III Teknik Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Transportasi Udara
  • D-III Komunikasi Penerbangan
  • D-III Teknologi Perawatan Pesawat Udara
  • D-III Manajemen Lalulintas Udara*
  • D-III Manajemen Bandar Udara*
  • Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan*

Program Pendidikan Transportasi Laut

  • D-IV Nautika
  • D-IV Teknika
  • D-IV Katatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan
  • D-IV Elektro Pelayaran
  • D-IV Transportasi Laut
  • D-III Nautika
  • D-III Tehnika
  • D-III Elektro Pelayaran
  • D-III Studi Nautika
  • D-III Teknologi Nautika
  • D-III Manajemen Transportasi Laut*

NB: * Sedang dalam proses di Kemenristekdikti

Template Berkas

Untuk kelengkapan berkas seperti Surat Pernyataan pemeriksaan tes kesehatan dll bisa Anda download templatenya yang sudah disediakan DISINI.

Panduan Tatacara Pendaftaran

Ikuti Tautan ini untuk melihat tatacara pendaftaran Sipencatar: DISINI

Info dan Keterangan Lain di Situs SIPENCATAR Perhubungan (klik tautan)

Jadwal | Panduan | Template Berkas | Pengumuman | FAQ | Halaman Contact.

Sumber: dephub

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Offshore News

Offshore Vessel

Featured News