Berita Offshore & Pelaut Indonesia.

Bourbon Memenangkan Kontrak Oleh Total Gabon Untuk Project Pipelay

84

Indoseafarer.com – Bourbon, perusahaan yang bergerak dalam penyedia layanan industri minyak dan gas lepas pantai baru saja memenangkan kontrak untuk project pemasangan pipa (pipelay) EPCI oleh Total Gabon untuk pengembangan subsea dari proyek Hylia.

Perusahaan yang beroperasi di 45 negara bersama armada modern yang dimiliki mengumumkan kontrak ini di situs resmi mereka. Dalam project nanti, Bourbon akan menyediakan engineering, pengadaan, konstruksi serta instalasi pipa bawah laut (pipelay) sepanjang 25 km.

Baca juga: Total 104 Kapal Bourbon Kini Dalam Kondisi Layup

Project 6” rigid pipeline adalah bagian dari Proyek Hylia Water Injection yang menggunakan teknologi Zap-Lok®. Penghargaan dengan kepercayaannya Total Gabon untuk menyerahkan project tersebut ditangani oleh Bourbon mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menawarkan dan memberikan layanan terpadu serta proyek turnkey untuk perusahaan minyak & gas utama.

Baca Juga

Untuk pelaksanaan kontrak ini, Bourbon adalah subkontrak pemasok utama, terutama pada Cortez Subsea, sedangkan Wood Group akan menangani desain pipa dan pipelay engineering. Project ini dijadwalkan akan dimulai pada kuartal kedua 2017 offshore Gabon dengan menggunakan Multi Purpose Supply Vessel (MPSV) Bourbon dari evolusi seri 800.

Selain pipelay, Bourbon juga akan manangani dan menyediakan ROV dan PSV serta akan mendukung operasi survei dan air diving untuk spool dan pemasangan riser.

Patrick Belenfant, Bourbon Senior VP Subsea Services mengatakan: “Kami sangat bangga dengan kepercayaan yang telah diberikan Total kepada kami untuk kontrak pemasangan pipa (pipelay) EPCI pertama ini. Sebuah proyek yang komprehensif dimana memungkinkan Bourbon dapat bermitra bersama Gabon untuk menunjukkan kemampuan kami dan memberikan layanan terbaik terintegrasi serta solusi biaya-efektif untuk klien kami”.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Facebook Comments
Loading...