Berita Offshore & Pelaut Indonesia.

Arti dan Istilah Dalam Dunia Perkapalan dan Dunia Offshore

0 447

Indoseafarers.com – Sebagai seafarers/pelaut, kita perlu memahami arti dan istilah dalam dunia perkapalan (shipping) dan juga dalam dunia offshore. Hal ini sangatlah penting karena akan kita pakai dalam keseharian kerja kita. Berikut dibawa ini arti dan istilah yang biasa dipakai diatas kapal dan juga di lepas pantai (offshore).

Arti dan Istilah dalam dunia Perkapalan dan Offshore

Istilah umum perkapalan
Jenis kapal
Ukuran Kapal
Singkatan Geografis
Pengukuran Kapasitas
Persyaratan Lepas Pantai (Offshore)
Kapal offshore (Kapal lepas pantai)
Types of Affreightment
Singkatan Worldscale

Istilah umum dalam dunia perkapalan

Arbitration (Arbitrase) – Sebuah metode dalam menyelesaikan perselisihan/masalah oleh satu atau lebih arbiter. Lebih cepat dan lebih murah daripada harus membawa kasus ke pengadilan.

Bareboat – Menyewa atau menyewakan kapal dari satu perusahaan ke perusahaan lain (Charter), yang menyediakan kru, bunker, stores, dll dan membayar semua biaya operasional. Biasa juga disebut dengan Bareboat Charter

Barrel – Pengukuran/mengukur minyak. Ada 7.1 barrels dalam 1 ton. Setiap barrel sekitar 159 liter.

BBBBefore Breaking Bulk – Biaya pengiriman yang harus dibayarkan oleh pemilik kargo, yaitu uang yang disetorkan ke rekening perusahaan pelayaran sebelum bongkar/unloading kargo.

Benchmarking – Membandingkan seseorang atau sesuatu mana yang terbaik, yang dapat dicapai dalam bidang tertentu.

Bill of Lading (B/L) – Dokumen yang dapat dinegosiasikan yang dikeluarkan oleh shipowner (pemilik kapal) ke pengirim barang. Dokumen ini berisi syarat dan ketentuan kontrak.

Box – Sebuah istilah untuk kontainer atau di kapal kontainer.

Break-Bulk Cargo – Barang atau kargo yang dikirim tanpa menggunakan kontainer.

Bulkcargo – Kargo kering homogen (tidak dikemas), misalnya batubara, biji-bijian, bijih besi, dll.

Bunkers – Kegiatan bunkering atau mengisi bahan bakar minyak sebagai persediaan pengoperasian kapal.

Cabotage – coastal trade (Near Coastal), yaitu pergerakan/pengiriman barang dengan kapal antar pelabuhan di pantai yang sama atau antar pelabuhan di negara yang sama.

CAPCondition Assessment Programme – Pemeriksaan kapal untuk mengetahui kondisi teknisnya.

Capital intensive tonnage – Kapal yang menuntut investasi modal yang cukup besar karena jenis muatan/kargo yang dibawanya. Misalnya kapal Tanker, kapal chemical, kapal pesiar dll.

Charterer – Pemilik kargo atau orang/perusahaan yang menyewa kapal.

Charter-party – transportasi antara pemilik kapal dan pengirim barang.

Chartering – Menyewa kapal untuk mengangkut barang/kargo.

Chartering agent – shipbroker yang bertindak atas nama pemilik barang/kargo dalam negosiasi yang mengarah pada pencarteran sebuah kapal.

CIFCost, Insurance, Freight. Menunjukan bahwa kargo akan dimuat gratis hanya untuk poembeli; penjual menanggung/membayar semua biaya transportasinya (Free shipping).

Classification society – Organisasi yang melakukan survei bangunan kapal baru dan survey secara berkala ketika berada dalam komisi, menetapkan dan mempertahankan standar kualitas untuk sebuah kapal dan peralatan-peralatan yang ada dikapal. Bertindak atas nama otoritas maritim sesuai dengan bendera kapal.

COAContract of Affreightment – Kuantitas kontrak: Kesepakatan antara pemilik kapal dan pengirim barang mengenai pengangkutan sejumlah muatan tertentu. Dalam hal ini pemilik kapal yang memilih kapal mana miliknya yang akan digunakan.

Baca Juga

Commission – Remunerasi shipbrokers, biasanya 1,25 persen dari gross freight. Dihitung juga untuk penjualan dan pembelian kapal sebesar satu persen dari harga beli.

Conference – Pengorganisasian sekelompok lini yang beroperasi dalam satu perdagangan dimana perusahaan setuju untuk menggunakan tarif bersama.

Cross Trade – Pengiriman kargo antar pelabuhan asing/antar negara. Hampir 95 persen tonase milik Norwegia adalah cross-trading.

Crude (oil) – Minyak yang tidak dimurnikan/disuling dan diambil langsung dari sumur pengeboran.

Dead Freight – Biaya yang dibayarkan oleh pengirim barang atau pemilik kargo ke pemilik kapal atau perusahaan pelayaran karena gagal atau tidak jadi memuat sejumlah kargo sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Demurrage – Sejumlah uang yang dibayarkan kepada pemilik kapal (shipowner) oleh pencarter kapal, pengirim atau penerima barang, karena gagal menyelesaikan pemuatan / pengosongan kargo dalam waktu yang telah ditentukan sesuai kontrak.

Dispatch – Remunerasi dibayarkan oleh pemilik kapal ke pencarter kapal (charterer), pengirim atau penerima barang atas aktivitas bongkar atau muat kargo kurang dari waktu yang diperbolehkan sesuai dengan kontrak.

Dry cargo (kargo kering) – biji-bijian, batubara, bijih, kargo umum, dll.

Dynamic positioning (DP) – Menjaga posisi kapal pada suatu titik dengan bantuan baling-baling/thruster yang dikendalikan secara otomatis.

FIOFree in and Out – Pemilik kargo atau orang/perusahaan yang menyewa kapal membayar untuk muat atau bongkar kargo.

Fixture – Kesepakatan yang berhasil setelah negosiasi antara pemilik kapal dan penyewa kapal, biasanya dengan bantuan shipbroker.

Flag discrimination – Undang-undang nasional yang memesan kargo untuk kapal sendiri.

Flag of convenience (FOC) – Istilah yang digunakan oleh organisasi buruh dunia tentang negara-negara yang memperbolehkan registrasi kapal asing secara tak terbatas dalam upaya untuk mencapai tingkat upah rendah atau tidak ada pajak yang harus dibayarkan ke negara bagian tersebut. Beberapa FOC flagstates sebelumnya biasa memiliki kontrol yang tidak ketat, atau tidak ada kontrol sama sekali, mengenai standar teknis kapal dan kelayakan laut kapal.

FOB – Free on Board – Penjual bertanggung jawab atas pengiriman kargo ke suatu pelabuhan serta membayar juga untuk biaya muat dan bongkar muat.

Force Majeure – Klausul yang membatasi tanggung jawab untuk pencarter, pengirim kargo atau penerima kargo.

Free pratique – Kapal diperiksa dan dibersihkan oleh otoritas kesehatan suatu negara.

Fund Convention – Lihat kompensasi tumpahan minyak.

General cargo – Kargo yang dikirim dalam jumlah kecil namun tidak dikemas ataupun dikemas

GEOROTGeographical Rotation – Urutan dimana kapal memanggil (mengontak otoritas pelabuhan) sesuai jadwalnya atau gilirannya.

Grain CapGrain Capacity – Kapasitas kapal pembawa muatan gandum atau biji-bijian.

Heavy Grain – Memuat gandum atau biji-bijian hingga penuh pada kapasitas bobot matinya.

Intermodal transport – Pengangkutan barang menggunakan berbagai moda transportasi, yaitu laut/darat, kereta api/laut, dll, antara pengirim dan penerima. Disebut juga sebagai Multimodal Transport.

Bersambung…

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Facebook Comments
Loading...